Tgl 14 Mei s/d 19 Mei lalu saya pergi ke Bali untuk memberikan training bagi karyawan sebuah Bank Swasta Besar di Indonesia. Nah sebelum pergi ke Bali saya membuka website www.e-kuta.com untuk sewa mobil buat transportasi saya dan peserta training selama di Bali. Pemilik website www.e-kuta.com adalah pak Made Sariada, saya kontak beliau dan diberikan harga yang bagus banget. Beliau juga memiliki webblog yang saya sering saya kunjungi karena artikel artikelnya bagus bagus. Bayangan di benak saya pak Made Sariada ini pengusaha yang sudah cukup berumur melihat dari tampilan webnya dan artikel di blognya yang mencerminkan kematangan. Namun ketika saya ditelepon beliau bahwa beliau sudah menunggu saya di lobby sebuah resort hotel di Nusa Dua-Bali, wah… saya sempet bingung dan menyapa orang yang salah (orang yang sudah cukup berumur yang saya sangka adalah Pak Made Sariada) ternyata saya di hampiri seorang anak muda dan dia berkata, “Pak Michael yah…? Saya Made Sariada pak.” Ternyata yang namanya pak Made Sariada adalah seorang pemuda (bener bener masih muda belia) yang berumur 24 tahun.
Akhirnya kami ngobrol sana sini karena waktu itu peserta training baru akan tiva esok hari dengan penerbangan dari jakarta.
Saya coba korek keterangan dari beliau (kaya Reserse aja hehehehe..) ternyata Pak Made ini memulai bisnisnya dengan modal sangat kecil yaitu Rp. 110.000,- untuk membeli domain name www.e-kuta.com dan websitenya dibangun sendiri dengan pengetahuan yang didapat secara otodidak.
Pak Made ini adalah anak keluarga petani miskin di Singaraja. Setelah lulus D3 beliau bekerja mulai dari dengan gaji Rp. 200 ribu / bulan, naik jadi 500 ribu / bulan, sampai terakhir Rp. 1,2 juta / bulan, namun dia harus bekerja dari jam 8 pagi sampai jam 10 malam. Ironisnya, gaji yang didapat tidak bisa mencukupi kebutuhan selama 1 bulan bahkan untuk kebutuhan primer saja tidak cukup karena beliau harus menyisihkan sebagian gajinya untuk membantu orang tua dan kakaknya. Sampai suatu hari beliau berani memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan bertekat memulai bisnis sendiri. Padahal saat keluar beliau tidak punya uang cukup, bahkan untuk bayar kos bulan depan juga tidak ada.
Made Sariada memutar otaknya, mau kerja apa yaaahh.. modal ngga punya. Lalu dia memutuskan memulai bisnis marketing online yang tidak membutuhkan modal besar. Dia bertekat mendapatkan uang dengan bekerja apa saja yang penting halal dan tidak terikat. Akhirnya uang yang didapat dibelikan domain dan mulailah beliau bereksperimen membuat website. Dia menawarkan kerjasama pada pemilik pemilik rental rental mobil di Bali. Dengan perjanjian yang saling menguntungkan dia mulai jualan di Internet.
Waktu berjalan, dia perbaiki tampilan web nya, dia perbaiki pelayanannya dengan semangat melayani dan menjadikan kepuasan pelanggan adalah yang utama.
Dan ….. sebulan pertama hasilnya hanya bisa buat bayar kost dan makan seadanya. Ada satu prinsip sederhana beliau yang luar biasa,”Tuhan tidak akan membiarkan saya kelaparan jika saya mau berusaha”.
Bulan kedua.. hasilnya masih hanya cukup buat makan dan bayar kost, namun Made Sariada berani mengambil keputusan untuk melakukan investasi yaitu dengan membeli sebuah laptop secara kredit dan berlangganan internet broad band. Sekarang Made Sariada tidak perlu bekerja dari warnet namun bisa bekerja dari rumah bahkan dari manapun dia berada.
Dan tidak terasa dalam bulan kelima, usahanya.. sudah menghasilkan nilai yang lebih besar di banding gajinya terakhirnya waktu bekerja sebagai karyawan sebuah perusahaan dulu.
Sekarang Made Sariada sudah menjadi seorang pengusaha muda yang banyak duit dan banyak waktu luang. Bayangkan saja, selama 6 hari Made Sariada menemani saya membantu pelaksanaan training dan setelah selesai semua pekerjaan saya melancong kesana kemari ya bersama Made Sariada dan seorang rekan saya. Saya lihat volume bisnisnya cukup besar, handphone berbunyi terus , orang – orang dari mana mana minta disiapkan mobil, bahkan ada yang sudah booking jauh hari sebelum kedatangan mereka ke Bali. Ada yang sewa 3 hari, 5 hari bahkan ada yang seminggu. Setelah terima order dari klien, dia tinggal atur jadwalnya dan alokasikan kendaraanya. Kalau armadanya kurang , dia telepon rental mobil yang lain yang menjadi rekanannya. Setelah itu tinggal check payment dari para klien tersebut. Banyak yang sudah bayar di depan. Mobil pesanan bisa diantar sampai ke airport sewaktu klien mendarat sehingga bisa langsung diantar ke mana saja klien mau. Atau mau Self Drive juga bisa. Yang sudah menginap di Hotel pun , mobil bisa diantar ke hotel baik mau sewa dengan driver ataupun self drive. Semua mobil dan penumpang di asuransikan. Kalau dah selesai, mobil bisa di tinggal di hotel ataupun airport, Made Sariada akan kirim orang untuk mengambilnya. LUAR BIASA pelayanannya.
Cita cita Made Sariada adalah membeli sebuah Sawah dan kebun di Singaraja untuk kedua orang tuanya agar mereka bisa memiliki kegiatan yang disukai di masa tua mereka. Made tahu persis orang tuanya sangat suka bercocok tanam dan mengurus kebun. Nah dia ingin membahagiakan orang tuanya. Ladang dan kebun itu tidak harus untung karena Made ingin orang tuanya bahagia karena mengerjakan pekerjaan yang dicintainya sebagai seorang petani. Soal kebutuhan hidup, Made akan mencukupi mereka dan juga kakak perempuannya serta keponakannya.
Cita cita ingin membahagiakan orang tua dan kakaknya inilah yang memacu semangat Made Sariada untuk berkreasi dan mengeluarkan semua ide di dalam otaknya.
(Saya jadi ingat kata kata Jim Dornan 15 tahun lalu ketika saya menghadiri seminar motivasinya. “WORKS TILL YOUR BRAIN OUT!” Kata kata itu sampai hari ini masih begitu menginspirasi dan memotivasi saya.)
Made Sariada, anak muda usia 24 tahun, mulai bisnis dengan tidak punya apa apa selain mindset positif, visi dan tekat. Sekarang Made Sariada sudah mengelola 13 Website yang beberapa sudah menghasilkan dan beberapa lagi sudah terprediksi akan menghasilkan dalam waktu 1 tahun yang akan datang. Made Sariada mau memperhatikan trend yang ada di Bali sehingga beliau bisa melihat peluang bisnis di masa yang akan datang. Luar Biasa anak muda ini. Sekarang dia sudah mulai melangkah ke bisnis property. Ide idenya sangat brilian.
Saya rasa jika pemuda Indonesia memiliki kreatifitas dan mindset yang positif seperti Made Sariada ini , ngga ada yang akan jadi pengangguran. Kalau masih hidup menggunakan paradigma menerima, ya sampai kapanpun akan selalu kekurangan, namun jika mau merubah paradigma menjadi “MEMBERI” seperti yang dilakukan Made Sariada, tidak akan menjadi pengangguran.
Yang dibutuhkan oleh bangsa Indonesia ini adalah “REVOLUSI MINDSET” itu saja.
Semoga berguna bagi rekan rekan sekalian
Salam Sukses dan Berkelimpahan Selalu
Michael Antony Ugiono
Motivational, Actual & Universal Life Solutions
Ditulis oleh mausolutions